Senin, 18 Januari 2010

prioritas??

entah apa yang sedang kurasakan saat ini..tp yang pasti aku sedang merasakan kegelisahan yang aneh..aku jadi merasa harus menata ulang hidupku..prioritas prioritas yang harus diuurut ulang karena memang seharusnya aku memastikan semuanya berjalan seimbang dan tidak salah..dan memang sebenarnya tidak ada yang salah dengan urutan prioritas yang sedang kujalani cuman aku ingin selalu menjadi lebih baik tiap harinya..untukku sendiri maupun untuk orang lain..tapi aku juga masih bingung harus memulai darimana karna semua terlihat begitu rumit kalo diurut kembali dan butuh keberanian dan keikhlasan yang sangat besar untuk memulai itu semua..bahkan saat ini aku juga masih bingung mana yang menjadi prioritasku..semua kujalani begitu saja tanpa aku dalami knapa aku lakukan itu semua..pikirku semua bisa berjalan bersamaan..tapi apa memang seperti itu jalan yang benar..tiap hari aku memulai rutinitas yang sama..sebenarnya aku tidak bosan..karena aku merasa tiap hari selalu saja ada yang kunantikan..ada yang baru..tapi apa orang yang disekitarku bisa menerima aku yang begini2 saja..tidak ada sesuatu yang baru dariku..mungkin membosankan..tapi apa aku terlalu berprasangka buruk pada diriku sendiri? semoga orang lain tdk berpikir sama denganku yang menganggap diriku membosankan..tp aku harus mengendalikan pikiranku..aku tidak membosankan..aku selalu berusaha membuat hari hari yang kulalui berarti..aku selalu berusaha membuat orang lain bisa tersenyum..mungkin dengan kekonyolanku..yang aku biasa lakukan dan sudah jadi kebiasaan yang aku menikmatinya dengan alasan aku bisa melihat orang lain tersenyum..sungguh senang rasanya melihat itu semua..walau ada beberapa orang yang menganggap itu kebodohanku yang bisa diejek dengan keterlaluan..aku harus siap sakit hati..tp selama kondisi perasaanku baik baik saja aku menganggap itu semua sebagai cara mereka menyayangi dan memperhatikan aku..astagfirullah..maafkan aku ya Allah yang kadang lupa untuk ber-khusnudzon..eh..kembali lagi ke prioritas..apa itu? apa semua orang harus punya prioritas hidup..apa semua orang bisa menjawab langsung ketika ditanya "apa prioritas hidupmu?"..aku tidak yakin semua orang punya jawabannya..apa itu cara hidup yang salah..tapi tanpa sadar aku yakin mereka pasti memprioritaskan satu hal yang mereka coba 'tuk melakoninya dengan konsisten..cuman kalo diungkapkan dengan kata2 agak sulit..seperti yang aku alami saat ini..aku belum bisa menyebutkan secara jelas apa prioritas hidupku..mungkin berkeluarga? mungkin karier? mungkin mengejar kebahagisan akhirat? aku ingin melakukan semua itu bersamaan..tapi apakan calon pendamping hidupku juga berpikiran yang sama..mungkin dia berpikir aku harus menemukan impianku sebelum kami berkeluarga..padahal salah satu prioritas hidupku saat ini adalah berkeluarga..bukan karena nafsu sesaat..tapi lebih karena aku ingin menyeimbangkan prioritas2 yang lainnya..dengan sudah berkeluarga aku jadi punya pegangan hidup yang bisa aku jadikan panutan dan menghargai aku..karena dengan saat ini aku masih menjadi tanggung jawab orang tuaku aku harus menurut keputusan orang tuaku yang aku tau tanpa aku tanyapun sering ditolak mentah mentah tanpa alasan yang kuat..khususnya ibuku..karena memang pada dasarnya aturan main di keluarga kami adalah kputusan akhir ada pada ibu..bukan pada musyawarah mufakat..tp yasudahlah itu memang kebiasaan keluarga yang sudah dulit sekali untuk diubah..nanti saat aku berkeluarga aku ayakin calon suamiku saat ini adalah orang yang terbuka , ingin selalu berkembang dan sangat bijaksana..dia akan menerima semua pendapatku..dia akan mengapresiasi semua yang aku inginkan..bahkan tanpa aku sadari banyak hal yang dia tau dan dia berikan bukan karena aku inginkan tapi lebih karena aku membutuhkannya..dan aku merasa karierku akan lebih lancar..dengan berkeluarga juga aku akan lebih dekat dengan pengejaranku ke kebahagiaan akhirat..ya Allah lancarkanlah semua yang aku usahakan..amien..
Pemikiranku ini sama sekali belum ada yang aku sampaikan ke siapapun..sulit mengungkapkannya dengan kata kata yang langsung keluar dari mulut..Tapi satu hal yang harus juga aku pahami bahwa calon pendampingku juga seorang individu yang punya pemikiran sendiri yang aku tau bagi dia juga sulit mengungkapkan apa yang dia rasakan..aku sering memaksakannya untuk mengatakan apa yang dia rasakan..maafkan aku ya sayang..sebenarnya aku merasa perlu menanyakan hal itu karena aku ingin tau yang kamu rasakan dan bisa menjadi orang yang bisa membantumu kalo ada kesusahan ato bisa berbagi kebahagiaan setiap saat..tp aku juga sudah mengerti bahwa kamu juga punya kehidupan pribadi yang aku harus hormati..aku terlalu ingin tau..jika memang kamu ingin cerita padaku pasti kamu langsung ceritakan seperti biasanya atau kamu akan cerita pada waktu yang tepat..bukan sewaktu2 seperti yang selama ini aku inginkan hanya karena aku terlalu ingin menggenggammu..tidak salah kalau kamu masih punya dengan beberapa sahabat dekat selain aku karna walaupun aku ingin selalu menempatkan diri menjadi sahabatmu bukan berarti aku jadi satu2 nya sahabatmu..tapi aku akan selalu yakin dan percaya bahwa kamu mempercayakan posisi calon ibu dari anak anak kita hanya untukku..hanya untuk menjadikan aku istri untuk saat ini juga blm bisa bukan karena kamu yang tidak bisa tapi ada alasan lain yang kita sama2 tau..aku akan selalu berusaha sabar dan menikmati proses yang berjalan saat ini untuk sebuah tujuan yang indah............

1 komentar:

  1. dari cerita diatas klo ditanya "apa sih prioritas dalam hidup anda? "
    ("wah rasanya ingin sekali saya mau langsung komentar, tp saya sabar dulu ah.. saya baca dulu sampai akhir cerita"....ha ha ternyata Sidiq orangnya g sabaran ya,,,,???? )
    dan skrg saya sudah baca sampai akhir,komentar dulu ah....
    pasti langsung ku jawab : ingin masuk surga selamat dari neraka, dan hidup bahagia didunia.Prioritas utama SURGA setelah itu baru dunia, saya tidak mengatakan dunia itu tidak penting,Dunia itu penting tapi jangan sampai mengalahkan urusan akhirot. Sebab agama itu benda mati bisanya berjalan dengan diperjuangkan yaitu dengan harta, tenaga dan pikiran..........(jahidu fisabiilillaahi bi amwalikum wa anfusikum wa alsinatikum : membelalah agama dengan harta, tenanga dan pikiran kalian)
    so,,,Carilah dunia untuk memperjuangkan Agama yang anda yakini

    matur tengkiyu atas ceritanya.,,.,semoga kita termasuk orang2 yang sukses dunia akhirot..

    BalasHapus